Jelang Ramadhan 2026, Polisi Turun ke Pasar Cileunyi Pantau Harga Sembako, Mayoritas Stabil

Cileunyi – Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 H, jajaran kepolisian turun langsung ke pasar untuk memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas). Personel Polsek Cileunyi melaksanakan monitoring harga di Pasar Sehat Cileunyi, Jalan Raya Cileunyi, Kampung Andir RT 03/16, Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Selasa (17/2/2026)

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh piket Pawas (Perwira Pengawas) Kanit Intelkam AKP Uus Rustandi, S.Pd., M.M., bersama anggota Unit Samapta Aiptu Jenal Aripin. Monitoring dilakukan sebagai langkah antisipasi potensi lonjakan harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat saat Ramadhan.

Dari hasil pemantauan di lapangan, secara umum harga berbagai komoditas terpantau stabil dan persediaan bahan pokok dalam kondisi aman. Kondisi ini dinilai cukup kondusif dan kecil kemungkinan memicu gejolak di tengah masyarakat.

“Alhamdulillah, sampai hari ini harga kebutuhan pokok relatif stabil. Stok juga tersedia, sehingga masyarakat tidak perlu panik,” ujar Akp Uus Rustandi di sela kegiatan monitoring.

Meski demikian, terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan dan penurunan harga.

Berdasarkan data yang dihimpun pada Selasa (17/2/2026), cabe rawit merah mengalami kenaikan dari Rp 80.000 menjadi Rp 90.000 per kilogram. Sementara cabe merah keriting naik dari Rp 38.000 menjadi Rp 42.000 per kilogram.

Sebaliknya, harga telur ayam broiler justru mengalami penurunan dari Rp 31.000 menjadi Rp 30.000 per kilogram.

Kenaikan harga cabe dinilai masih dalam batas wajar dan kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan akibat meningkatnya permintaan.

Selain itu, komoditas rempah seperti jahe merah berada di kisaran Rp 30.000/kg, kunyit Rp 13.000/kg, serta cengkeh Rp 120.000/kg.

Secara keseluruhan, tidak ditemukan lonjakan harga yang signifikan di luar komoditas cabe.

Monitoring harga ini merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian dalam menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan wilayah menjelang Ramadhan. Dengan memastikan harga terkendali dan stok aman, diharapkan tidak terjadi kepanikan pembelian atau potensi gangguan kamtibmas akibat isu kenaikan harga.

Kapolresta Bandung Kombes Pol. Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Cileunyi AKP Anggy Prasetiyo, S.T.K., S.I.K., M.H., M.I.K. menyampaikan bahwa kegiatan monitoring akan terus dilakukan secara berkala.

Ia menegaskan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pengelola pasar dan instansi terkait untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan harga menjelang Ramadhan.

“Kami akan terus melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok. Tujuannya agar masyarakat merasa tenang dan situasi tetap kondusif. Jika ditemukan lonjakan harga yang tidak wajar, tentu akan kami tindaklanjuti bersama pihak terkait,” ujar Kapolsek.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

“Belanja sesuai kebutuhan saja. Insyaallah stok aman dan harga relatif stabil. Mari bersama-sama kita jaga situasi tetap kondusif menjelang Ramadhan,” pungkas Kapolsek Cileunyi.