Seleksi Transparan Tanpa Titipan, Windi Resmi Dilantik Jadi Kasi Pelayanan Desa Betoyokauman
Gresik , siliwangipost1com – Pemerintah Desa Betoyokauman, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan, Rabu (08/04/2026). Prosesi berlangsung di Gedung Serbaguna lantai 2, Jalan Masjid Jami Baiturrohim No.13 RT 003/ RW 002.
Dalam pelantikan tersebut, Windi (Findi Maulidiyah Alfi) ditetapkan sebagai Kasi Pelayanan setelah melalui proses seleksi ketat dan transparan, mengungguli dua kandidat lainnya. Seleksi perangkat desa (P3D) ini ditegaskan bebas dari praktik titipan maupun suap.
Camat Manyar, Hendriawan Susilo, menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dilakukan secara profesional dan berbasis komputer.
“Seleksi P3D di sepuluh desa kami pastikan berjalan transparan. Tidak ada ruang untuk bermain-main atau nyogok. Tes dilakukan berbasis komputer, nilai langsung muncul dan terpantau,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa perangkat desa yang terpilih harus benar-benar siap mengabdi kepada masyarakat, bukan sekadar mengejar jabatan.
“Perangkat desa itu pelayan masyarakat. Harus siap bekerja, bukan hanya ingin posisi,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Betoyokauman, Muhammad Ali Mansur, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Kasi Pelayanan terpilih sesuai dengan Surat Keputusan (SK) yang telah ditetapkan.
Dalam keterangannya, Windi mengaku bersyukur atas hasil yang diraih setelah mengikuti serangkaian ujian, termasuk tiga kali tes di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik.
“Alhamdulillah, ini hasil dari proses panjang. Saya siap menjalankan amanah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Acara pelantikan turut dihadiri unsur Forum Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Manyar, di antaranya perwakilan Kapolsek, Danramil yang diwakili Peltu Nanang Junaedi, Sekcam Manyar, Ketua BPD Nurul Huda, panitia P3D, tokoh agama, serta masyarakat setempat.
Dengan pelantikan ini, diharapkan pelayanan publik di Desa Betoyokauman semakin optimal dan profesional, seiring komitmen pemerintah desa dalam menghadirkan tata kelola yang bersih dan transparan.
SL/Redaks






