GRESIK, siliwangipost1,com — Ajang turnamen catur yang digelar pada Minggu (16/08/2026) berlangsung penuh persaingan sekaligus menghadirkan kisah inspiratif dari para peserta. Salah satunya datang dari Ahmad Fajar, pecatur asal Jakarta yang berhasil meraih juara satu.
Usai pertandingan, Ahmad Fajar mengungkapkan kekagumannya terhadap kemampuan pecatur difabel yang menjadi lawannya. Menurutnya, keterbatasan penglihatan bukan menjadi penghalang untuk menunjukkan kemampuan dan strategi dalam permainan catur.
Ahmad menuturkan, dalam pertandingan tersebut lawannya mampu mengandalkan suara serta daya ingat untuk menjalankan strategi permainan. Bahkan, menurut Ahmad, kemampuan menghafal posisi dan strategi catur lawannya membuat pertandingan menjadi pengalaman yang sangat berkesan.
“Saya yang masih bisa melihat saja belum sanggup melawan dia,” ujar Ahmad saat menceritakan pengalamannya dalam pertandingan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Mas Pras, pecatur asal Lamongan, yang dinilainya memiliki kemampuan bermain catur sangat kuat. Ahmad menyebut pengalaman bertanding dengan pecatur difabel tersebut memberikan pelajaran tersendiri mengenai semangat, ketekunan, dan kemampuan mengembangkan strategi.
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad juga memberikan pesan kepada para pecatur muda agar terus belajar dan meningkatkan kemampuan. Ia berharap prestasi dari dunia catur Indonesia terus berkembang sehingga mampu membawa nama baik bangsa di tingkat internasional.
“Teruslah belajar, harus bisa membanggakan Indonesia untuk SEA Games berikutnya melalui lomba catur,” pesannya.
Turnamen tersebut tidak hanya menjadi arena perebutan prestasi, tetapi juga memperlihatkan bahwa olahraga catur dapat menjadi ruang yang inklusif bagi siapa saja untuk berkompetisi, mengasah kemampuan, serta membangun semangat sportivitas.
Penulis. : HDK






