GRESIK, siliwangipos1.com – Suasana penuh keceriaan mewarnai kegiatan Jalan Sehat Ceria KB/TK DPW Merdeka dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan berlangsung di kawasan Jl. Sunan Giri, Pendopo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jumat (14/8/2026).
Kegiatan diikuti para peserta didik bersama orang tua dan pendamping. Dengan mengenakan busana bernuansa merah putih, anak-anak diajak berjalan kaki menyusuri lingkungan sekitar sekolah.
Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda peringatan kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran karakter melalui aktivitas fisik, kebersamaan dan permainan edukatif.
Kepala KB/TK DPW Merdeka, Tumina, S.Pd., mengapresiasi antusiasme seluruh peserta didik. Menurutnya, keberanian anak untuk mengikuti kegiatan di luar lingkungan sekolah merupakan bagian penting dalam membangun rasa percaya diri dan kemandirian sejak usia dini.
“Alhamdulillah, anak-anakku semuanya hebat. Hari ini sudah berani diajak jalan-jalan keliling kampung. Semuanya sehat dan bisa mengikuti Jalan Sehat Ceria bersama mama, ayah maupun pendamping,” ujar Tumina.
Rangkaian kegiatan semarak kemerdekaan sebelumnya juga diisi berbagai perlombaan yang melibatkan anak-anak maupun orang tua. Di antaranya permainan memindahkan bola menggunakan centong, memindahkan bendera ke kelompok masing-masing, serta lomba memindahkan benda atau “memancing” menggunakan media botol.
Selain perlombaan untuk peserta didik, sekolah juga menghadirkan kegiatan yang melibatkan ibu dan anak. Rangkaian lomba tersebut dilaksanakan selama beberapa hari, sedangkan kegiatan bersama orang tua dan anak digelar sebagai bagian tersendiri untuk memperkuat kedekatan keluarga.
Menurut Tumina, antusiasme anak-anak sangat tinggi. Bahkan, sejumlah peserta didik meminta agar kegiatan perlombaan kembali digelar.
“Anak-anak sangat senang. Kadang ada yang meminta, ‘Bunda, lomba lagi.’ Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus membuat kegiatan yang lebih maju dan menarik bagi anak-anak,” katanya.
Pada puncak kegiatan, anak-anak diajak mengikuti Jalan Sehat Ceria dengan mengenakan pakaian merah putih. Sekolah juga memberikan apresiasi kepada peserta melalui sejumlah nominasi, termasuk kategori busana merah putih terbaik serta juara 1, 2, 3 dan juara harapan.
Tumina menegaskan, kegiatan tersebut dirancang bukan semata-mata untuk mencari pemenang. Lebih dari itu, anak-anak dikenalkan pada nilai sportivitas, keberanian, kemandirian, kebersamaan dan rasa syukur.
“Dalam perlombaan pasti ada yang menang dan ada yang belum menang. Kalau menang jangan terlalu besar hati. Ucapkan Alhamdulillah karena diberi kesempatan meraih kemenangan. Kalau belum menang, jangan menangis dan tetap semangat,” pesannya kepada anak-anak.
Pesan tersebut menjadi bagian penting dalam pendidikan karakter anak usia dini. Anak-anak diarahkan untuk memahami bahwa kemenangan harus disikapi dengan rendah hati, sedangkan kekalahan bukan alasan untuk menyerah.
Semangat kemerdekaan pun dikenalkan melalui kegiatan sederhana yang dekat dengan dunia anak: bergerak bersama, berani mencoba, bermain secara sportif, menghargai teman dan menerima hasil perlombaan dengan lapang dada.
Kegiatan Jalan Sehat Ceria KB/TK DPW Merdeka diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial HUT Kemerdekaan RI. Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi sekolah dan keluarga untuk membangun generasi yang sehat, percaya diri, mandiri, sportif serta mampu menghargai sesama sejak usia dini.
Semangat kemerdekaan dimulai dari keberanian anak untuk melangkah—berani mencoba, berani belajar, dan berani menjadi pemenang yang tetap rendah hati
Penulis ; HDK
Editor. ; Redaksi






