Kebun Teh Malabar Dirusak, MAJU JABAR Desak Polisi Usut Aktor Utama di Balik Enam Tersangka

BANDUNG, SILPOST— Penanganan kasus perusakan Kebun Teh Malabar di Pangalengan kembali menjadi sorotan publik. Aliansi Masyarakat Hijau Jawa Barat (MAJU JABAR) menilai proses hukum yang berjalan belum sepenuhnya menyentuh akar persoalan dan aktor utama di balik peristiwa tersebut.

Sorotan itu mengemuka dalam diskusi publik bertajuk “Krisis Ekologi di Jawa Barat, Siapa Bertanggung Jawab?” yang digelar MAJU JABAR, Rabu (11/12). Pegiat lingkungan Juson Simbolon menegaskan bahwa skala serta pola kerusakan di kawasan Kebun Teh Malabar mengindikasikan adanya tindakan yang terorganisasi.

“Kasus Malabar ini bukan perkara kecil. Dari pola perusakan yang terjadi, sangat kuat dugaan adanya keterlibatan pihak lain di luar pelaku lapangan. Kepolisian perlu memastikan penyelidikan dilakukan secara menyeluruh hingga menemukan aktor utamanya,” tegas Juson dalam forum tersebut.

Ia mengingatkan, penetapan enam orang tersangka oleh kepolisian sejauh ini belum cukup untuk menjawab persoalan besar kerusakan lingkungan yang terjadi. Menurutnya, publik masih menunggu kejelasan apakah pengusutan akan diperluas kepada pihak-pihak yang diduga memberi perintah, pembiayaan, atau memiliki kepentingan atas perusakan tersebut.

“Jika penegakan hukum hanya berhenti pada pelaku di lapangan, maka keadilan ekologis tidak akan pernah tercapai,” ujarnya.

MAJU JABAR menilai, perusakan Kebun Teh Malabar tidak bisa dilepaskan dari persoalan alih fungsi lahan dan lemahnya pengawasan terhadap kawasan lindung serta aset negara. Oleh karena itu, kasus ini harus dijadikan momentum untuk memperkuat penegakan hukum dan tata kelola lingkungan di Jawa Barat.

Dalam diskusi yang sama, MAJU JABAR juga menyoroti krisis ekologi yang kian mengkhawatirkan di Jawa Barat, mulai dari penyusutan tutupan hutan, pencemaran sungai, hingga meningkatnya risiko bencana alam akibat perubahan tata guna lahan yang tidak terkendali.

Sebagai tindak lanjut, MAJU JABAR berkomitmen menyusun rekomendasi kebijakan pemulihan dan perlindungan lingkungan hidup. Rekomendasi tersebut rencananya akan disampaikan kepada pemerintah daerah serta aparat penegak hukum agar kasus perusakan Kebun Teh Malabar ditangani secara tuntas dan transparan.***

#MAJUJABAR
#KebunTehMalabar
#KrisisEkologi
#SelamatkanLingkungan
#PenegakanHukum
#JawaBarat
#StopPerusakanLingkungan