BANDUNG | SILPOST – Pegiat media sosial yang dikenal dengan akun Aktivis Kampung, Dodi Permana, kembali menghadapi laporan ke kepolisian. Kali ini, Dodi dilaporkan ke Polda Jawa Barat oleh seseorang bernama Boy Panji Sudrajat.
Berdasarkan surat pemanggilan yang diterimanya, Dodi dijadwalkan memenuhi panggilan penyidik pada 15 Juni 2026. Meski mengaku tidak mengenal pelapor, Dodi menegaskan akan bersikap kooperatif dan memenuhi panggilan tersebut.
«”Meski tidak kenal dengan pelapor, sebagai warga yang baik saya akan datang memenuhi panggilan,” ujar Dodi.»
Dodi selama ini dikenal aktif menyuarakan kritik terhadap berbagai kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Salah satu isu yang belakangan menjadi sorotannya adalah pelaksanaan penerimaan murid baru tingkat SMA yang menurutnya masih menyisakan berbagai persoalan di lapangan.
Namun demikian, terkait laporan terbaru ini, Dodi mengaku belum mengetahui secara pasti materi atau pokok persoalan yang dilaporkan oleh pelapor.
Menurutnya, ini merupakan kali kedua dirinya dilaporkan ke aparat penegak hukum. Sebelumnya, ia juga pernah dilaporkan terkait kritik yang disampaikannya mengenai dugaan penyerobotan tanah di Karawang.
Sejumlah Lawyer Siap Dampingi
Di tengah proses hukum yang dihadapinya, Dodi mengungkapkan bahwa sejumlah pengacara telah menghubunginya dan menyatakan kesediaan untuk memberikan pendampingan hukum. Salah satunya adalah pengacara Egi Sudjana.
«”Saya mengucapkan terima kasih kepada para lawyer yang sudah menghubungi saya. Begitu pula dengan sejumlah media yang juga akan membantu saya,” katanya.»
Meski demikian, Dodi menyatakan belum memutuskan apakah akan menerima tawaran pendampingan tersebut. Ia memilih menunggu hingga mengetahui secara jelas substansi laporan yang ditujukan kepadanya.
Sebagai aktivis yang selama ini menyuarakan aspirasi masyarakat, Dodi menegaskan dirinya akan tetap menjalankan peran sosialnya dalam mengawasi kebijakan pemerintah.
“Saya akan terus menyuarakan dan mengkritisi pemerintah sejauh kebijakan yang dibuat tidak berpihak kepada rakyat banyak,” tegasnya.»
Perkembangan kasus ini masih menunggu proses klarifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.#Silpost #BeritaJabar***
@Red Gempar Ekspose
#Bandung #DodiPermana #AktivisKampung #PoldaJabar #KritikKebijakan #JawaBarat #KebebasanBerpendapat #InfoBandung #NewsUpdate #JabarTerkini






