GRESIK, siliwangipost1 ,com – Pemerintah Kabupaten Gresik bergerak cepat merespons laporan masyarakat terkait suara dentuman yang kembali terdengar di sejumlah wilayah pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 19.30–20.00 WIB.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik langsung berkoordinasi dengan BMKG Juanda serta BPBD Provinsi Jawa Timur untuk menelusuri kemungkinan penyebab suara dentuman yang sempat mengundang perhatian warga.
Kepala BPBD Kabupaten Gresik, Sukardi, mengatakan bahwa berdasarkan hasil koordinasi sementara, hingga kini belum ditemukan indikasi maupun penyebab yang dapat menjelaskan asal suara dentuman tersebut. Baik BMKG Juanda maupun BPBD Provinsi Jawa Timur juga belum memperoleh temuan yang mengarah pada sumber suara dimaksud.
“Pemerintah Kabupaten Gresik terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan penyebab kejadian ini. Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi,” ujar Sukardi.
Pemkab Gresik menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi serta berkoordinasi dengan instansi berwenang hingga penyebab suara dentuman tersebut dapat dipastikan. Informasi resmi akan disampaikan kepada masyarakat melalui kanal komunikasi resmi pemerintah apabila telah diperoleh hasil investigasi maupun keterangan lebih lanjut.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terbukti kebenarannya demi menghindari keresahan dan munculnya spekulasi di tengah masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab suara dentuman yang terdengar di sejumlah wilayah Kabupaten Gresik masih dalam proses penelusuran oleh pihak berwenang.
Penulis ; HDK






