Jamaah Haji Gresik Mulai Kembali ke Tanah Air, Tiga Jamaah Wafat di Tanah Suci, Kemenag Sampaikan Duka Mendalam

GRESIK, siliwangipost1.com – Kabar gembira menyelimuti keluarga jamaah haji Kabupaten Gresik. Secara bertahap, jamaah haji dari sejumlah kelompok terbang (kloter), di antaranya Kloter 42, 44,45, 47, 48, dan 49, mulai kembali ke tanah air dalam kondisi sehat.

Meski demikian, di balik kebahagiaan kepulangan para tamu Allah tersebut, terdapat kabar duka atas wafatnya beberapa jamaah haji asal Gresik saat menunaikan ibadah di Tanah Suci.

Berdasarkan data yang disampaikan pihak penyelenggara haji, dari total sekitar 2.674 jamaah haji asal Kabupaten Gresik, tercatat tiga jamaah meninggal dunia di Makkah akibat kondisi kesehatan yang menurun.

Jamaah berinisial HS dari Kloter 47, warga Kecamatan Cerme, wafat pada usia 65 tahun akibat komplikasi penyakit yang dideritanya. Sementara itu, jamaah berinisial MK, warga Kecamatan Dukun, meninggal dunia pada usia 75 tahun karena faktor usia dan kondisi kesehatan.

Selain itu, kabar duka juga datang dari Kloter 44. Jamaah berinisial RJ dilaporkan meninggal dunia akibat serangan jantung mendadak. Almarhum wafat pada 12 Juli 2026 saat masih berada di Tanah Suci.

Meski kehilangan beberapa jamaah, mayoritas jamaah haji asal Gresik dapat menyelesaikan rangkaian ibadah dan kembali ke Indonesia dalam keadaan sehat.

Kepala Kemenag haji  Kabupaten Gresik, H. Lulus, S.E., M.M., menyampaikan rasa syukur atas kelancaran proses pemulangan jamaah haji tahun ini.

‎“Alhamdulillah jamaah haji Kabupaten Gresik dari beberapa kloter sudah mulai kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.

Namun kami juga turut berduka cita atas wafatnya beberapa jamaah di Tanah Suci.

‎Semoga almarhum dan almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, husnul khatimah, serta seluruh amal ibadah hajinya diterima dan menjadi haji yang mabrur,” ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik, Jalan Jaksa Agung Suprapto Nomor 39, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik, Kamis (18/6/2026) sekitar pukul 14.27 WIB.

Ia menjelaskan, jamaah yang wafat di Tanah Suci berhak memperoleh hak-hak sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk perlindungan dan manfaat asuransi yang telah diatur pemerintah bagi jamaah haji yang meninggal dunia selama menjalankan ibadah haji.

Kementerian Agama Kabupaten Gresik juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan para jamaah yang wafat agar mendapatkan ampunan dan rahmat Allah SWT, serta memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan.

Dengan kepulangan jamaah secara bertahap, suasana haru dan bahagia tampak menyelimuti keluarga yang telah lama menantikan kedatangan sanak saudara mereka dari Tanah Suci. Momentum ini menjadi penutup perjalanan spiritual yang penuh makna bagi para jamaah haji Kabupaten Gresik tahun 2026.

“Selamat datang kembali para tamu Allah. Semoga menjadi haji yang mabrur dan membawa keberkahan bagi keluarga, masyarakat, serta Kabupaten Gresik.

Penulis ; HDK/Redaksi