Kapolres Gresik Gaungkan Semangat Pancasila, Ajak Seluruh Personel Lawan Intoleransi dan Jaga Persatuan Bangsa

GRESIK, siliwangipost1.com  – Semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap bangsa menggema di halaman Mapolres Gresik saat peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, Senin (1/6/2026). Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution sebagai Inspektur Upacara.

Kegiatan yang digelar di Mapolres Gresik, Jalan Dr. Wahidin SHD No. 214, Kecamatan Kebomas, diikuti Wakapolres Gresik Kompol Shabda Purusha, para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, serta seluruh personel Polres Gresik.

Sebanyak 10 peleton pasukan gabungan turut ambil bagian dalam upacara. Mereka terdiri dari Deputasi Perwira, staf Polres, personel Polsek jajaran, Satlantas, Satpolair, Satsamapta, Satreskrim dan Satresnarkoba, Satintelkam, Polwan, hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) Polres Gresik.

Rangkaian upacara berlangsung tertib dan penuh makna. Dimulai dari persiapan pasukan, pengibaran Bendera Merah Putih yang diiringi lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, hingga pembacaan Pembukaan UUD 1945.

Dalam amanatnya, AKBP Ramadhan Nasution membacakan pidato resmi Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia yang mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.

Tema tersebut menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara dan pemersatu bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi pedoman moral dalam membangun perdamaian serta kerja sama di tingkat global.

“Hari ini, 1 Juni 2026, kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. Lebih dari sekadar seremoni tahunan, hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia,” ujar Kapolres saat membacakan amanat Kepala BPIP RI.

Dalam pidato tersebut juga disampaikan bahwa nilai-nilai Pancasila telah diwujudkan Indonesia melalui berbagai kontribusi di dunia internasional, termasuk pengiriman pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan upaya mediasi dalam berbagai konflik regional sebagai implementasi sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.

‎Kapolres menegaskan bahwa Pancasila harus menjadi ideologi yang hidup dan hadir dalam praktik keseharian masyarakat, bukan sekadar simbol atau slogan.

‎“Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah,” tegasnya.

‎Ia juga mengingatkan pentingnya menghadirkan kebijakan publik yang berpihak kepada keadilan sosial, melindungi hak-hak masyarakat kecil, serta mencegah munculnya kesenjangan sosial yang dapat mengganggu persatuan bangsa.

Tak kalah penting, seluruh elemen bangsa, termasuk institusi kepolisian, diajak untuk terus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan menolak segala bentuk intoleransi, radikalisme, dan paham yang mengancam kebhinekaan.

Menutup amanatnya, AKBP Ramadhan Nasution menyampaikan pesan penuh semangat nasionalisme yang disambut antusias seluruh peserta upacara.

“Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di republik yang kita cintai. Selamat Hari Lahir Pancasila. Jayalah Indonesiaku. Merdeka!” serunya.

‎Upacara kemudian ditutup dengan pembacaan doa, menyanyikan lagu Bagimu Negeri, serta sesi foto bersama antara Kapolres, pejabat utama, Kapolsek jajaran, dan seluruh peserta.

‎Peringatan Hari Lahir Pancasila di Polres Gresik tahun ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen seluruh personel dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

HDK/Redaksi