Polres Gresik Panen Raya 80 Ton Jagung di Panceng, Bukti Nyata Dukungan Swasembada Pangan Nasional
GRESIK, siliwangipost1.com – Polres Gresik menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II di lahan Perhutani Desa Prupuh, Kecamatan Panceng, Sabtu (15/5/2026).
Bersama lintas instansi dan kelompok tani, panen dari lahan seluas 20 hektare tersebut berhasil menghasilkan sekitar 80 ton jagung. Capaian itu menjadi bukti keberhasilan sinergi antara Polri, pemerintah daerah, BUMN, dan masyarakat dalam memperkuat swasembada pangan nasional.
Kegiatan panen raya tersebut juga dirangkaikan dengan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta, Launching Operasional 166 Sentra Pelayanan Pertanian Guna mendukung Pangan (SPPG) Polri yang terhubung melalui Zoom Meeting nasional terpusat di Kabupaten Tuban.
Acara berlangsung penuh semangat kebersamaan dan kolaborasi lintas sektor. Hadir langsung Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution didampingi Wakapolres Gresik Kompol Shabda Purusha Putra, jajaran Pejabat Utama Polres Gresik, serta Pengurus Bhayangkari Cabang Gresik.
Turut hadir pula perwakilan Perhutani, Dinas Pertanian, PT Petrokimia Gresik, Forkopimcam Panceng, pemerintah desa, hingga kelompok tani setempat.
Panen raya tersebut menghasilkan sekitar 80 ton jagung dari lahan seluas 20 hektare yang ditanam sejak 14 Februari 2026.
Dengan masa tanam selama empat bulan dan penggunaan benih sebanyak empat kuintal, hasil panen dinilai sangat produktif serta menjadi indikator keberhasilan kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, BUMN, dan petani.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan keterlibatan Polri dalam sektor pangan merupakan bagian dari dukungan terhadap program strategis nasional menuju swasembada pangan.
“Polres Gresik mendukung penuh program pemerintah dalam swasembada pangan. Melalui panen raya ini, kita melihat hasil nyata dari kolaborasi antara Polri, Perhutani, Dinas Pertanian, pihak swasta, dan tentunya kelompok tani setempat,” ujarnya.
Tak hanya melakukan panen bersama, Polres Gresik juga menyalurkan bantuan stimulus pertanian kepada kelompok tani Desa Prupuh berupa 15 kilogram bibit jagung, 50 kilogram pupuk NPK, dan 50 kilogram pupuk urea guna menunjang produktivitas pertanian pada musim tanam berikutnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan penyerahan bantuan secara simbolis kepada kelompok tani. Selanjutnya, para tamu undangan melakukan prosesi petik jagung bersama di area pertanian sebelum mengikuti sesi foto bersama dan Zoom Meeting nasional bersama jajaran pimpinan Polri.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran Polres Gresik dalam program ketahanan pangan ini menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif mendorong kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional.
HDK/Redaksi






