Sedekah Bumi Segoromadu 2026 Berlangsung Meriah, Bupati Gresik Dukung Penguatan Pendidikan dan Program Pembangunan Desa

GRESIK, siliwangipost1,com  – Tradisi Sedekah Bumi Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, berlangsung meriah di Pendopo Balai Desa Segoromadu, Jalan Segoro Madu No. 1, RW 40, Minggu (5/7/2026).

Mengusung tema “Dengan Memperingati Sedekah Bumi, Mari Kita Jalin Persatuan dan Kesatuan Seluruh Warga Menuju Masyarakat Rukun Sejahtera”, kegiatan ini dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Camat Kebomas, unsur Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa, PKK, Karang Taruna, serta ratusan warga.

Ketua Panitia Sedekah Bumi, Achmad Nasien, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tahunan tersebut.

Ia mengapresiasi Pemerintah Desa Segoromadu, panitia, tokoh masyarakat, PKK, Karang Taruna, dan seluruh elemen masyarakat yang bergotong royong menyukseskan acara.

“Semoga tradisi Sedekah Bumi ini terus terjaga dari tahun ke tahun, membawa keberkahan bagi seluruh warga, serta seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar hingga selesai,” ujarnya.

Kepala Desa Segoromadu, Eko Wahyudi, menjelaskan bahwa Sedekah Bumi merupakan tradisi tahunan yang digelar setiap bulan Muharam atau 15 Suro sebagai ungkapan syukur kepada Allah SWT, sekaligus doa agar desa dijauhkan dari berbagai bencana serta masyarakat senantiasa diberikan kemakmuran dan rezeki yang berkah.

Dalam sambutannya, Eko juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan desa. Di antaranya berjalannya Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), pelaksanaan Program Pemberian Gizi (PPG), rencana renovasi Kantor Desa Segoromadu pada tahun 2026, hingga upaya penanganan banjir yang mulai menunjukkan hasil positif.

Selain itu, Pemerintah Desa Segoromadu menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kebutuhan pembangunan SMP Negeri di wilayah Kebomas. Menurut Eko, setiap tahun banyak lulusan sekolah dasar yang kesulitan memperoleh akses ke sekolah negeri akibat keterbatasan daya tampung dan sistem zonasi.

Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, mengapresiasi kekompakan masyarakat dalam menjaga tradisi Sedekah Bumi sebagai warisan budaya sekaligus bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.

Menurutnya, bulan Muharam merupakan bulan yang penuh keberkahan dan memiliki makna penting dalam sejarah Islam. Karena itu, momentum Sedekah Bumi diharapkan mampu mempererat tali persaudaraan, memperkuat semangat gotong royong, serta menjadi sarana memohon keberkahan bagi seluruh masyarakat.

Terkait usulan pembangunan sekolah negeri di wilayah Segoromadu, Bupati menyatakan Pemerintah Kabupaten Gresik akan melakukan koordinasi dan kajian lebih lanjut mengenai kemungkinan peningkatan status sekolah guna memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

Ia juga berharap seluruh program pemerintah, termasuk Koperasi Desa Merah Putih dan berbagai program pembangunan lainnya, dapat berjalan maksimal sehingga memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengajian umum yang dipimpin KH. Abdul Jalil Umar. Warga tampak antusias mengikuti seluruh acara hingga selesai sebagai wujud pelestarian tradisi, mempererat silaturahmi, serta memperkokoh persatuan dan kebersamaan antarwarga.

Melalui semangat gotong royong dan kebersamaan, Tradisi Sedekah Bumi Desa Segoromadu 2026 diharapkan terus menjadi warisan budaya yang memperkuat persatuan masyarakat sekaligus membawa keberkahan, keselamatan, dan kemajuan bagi Desa Segoromadu.

Penulis ; HDK / Redaksi