Sedekah Bumi Desa Kedayang 2026 Diguyur Hujan Berkah, Warga Diajak Perkuat Guyub Rukun dan Kesadaran Pajak Desa Kedayang
Gresik, siliwangipost1.com — Tradisi Sedekah Bumi Tahun 2026 berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan tasyakuran yang digelar masyarakat desa tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga jajaran Forkopimcam Kecamatan Kebomas.
Kepala Desa Ahmad Mustofa dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan Sedekah Bumi yang dinilai menjadi simbol kebersamaan dan ungkapan terima kasih kepada Allah SWT atas limpahan nikmat dan keselamatan bagi masyarakat desa.
“Atas nama Pemerintah Desa Kedayang, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, donatur, RT/RW, tokoh masyarakat, dan seluruh warga yang telah berpartisipasi menyukseskan Sedekah Bumi tahun 2026 ini,” ujar Mustofa.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan semangat gotong royong dalam membangun desa. Menurutnya, tradisi Sedekah Bumi bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum mempererat persaudaraan antarwarga.
Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat dan tamu undangan, di antaranya perwakilan Dinas BMB Kabupaten Gresik, jajaran PDAM Kabupaten Gresik, Ketua MUI Kecamatan Kebomas, Kepala KUA Kebomas, Kapolsek Kebomas, Danramil Kebomas, Kepala Pustu Kebomas, Satpol PP, BPD, kepala sekolah, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Sementara itu, Camat Kebomas , Tri Joko Effendi , SH , mengungkapkan rasa bangganya dapat hadir langsung di tengah masyarakat Desa Kedayang. Ia bahkan menyebut hujan yang turun saat acara berlangsung sebagai pertanda keberkahan bagi desa tersebut.
“Baru kali ini saya hadir di Sedekah Bumi turun hujan. Ini pertanda berkah untuk Desa Kedayang,” ungkapnya disambut tepuk tangan warga.
Dalam kesempatan itu, Tri Joko Effendi ,SH ,juga menyinggung pentingnya kesadaran masyarakat dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Ia menyebut realisasi pembayaran PBB Desa Kedayang masih perlu ditingkatkan agar pembangunan desa dapat berjalan maksimal.
“Kalau masyarakat mampu, ayo bayar PBB tepat waktu. Pemerintah nanti bisa membedakan mana warga yang benar-benar tidak mampu dan mana yang sebenarnya mampu tetapi belum tertib membayar,” tegasnya.
Acara Sedekah Bumi semakin lengkap dengan kehadiran Asisten I Pemerintah Kabupaten Gresik, Suprapto, yang hadir mewakili Bupati Gresik.
Dalam sambutannya, Suprapto, AP,M,S,i asisten 1 , menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Desa Kedayang yang terus menjaga tradisi leluhur di tengah perkembangan zaman modern. 
“Sedekah Bumi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bentuk rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus sarana mempererat kerukunan masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, desa yang guyub, rukun, dan harmonis akan
menjadi pondasi kuat dalam mendukung pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Gresik, lanjutnya, terus berkomitmen mendorong desa-desa agar semakin maju, mandiri, dan sejahtera melalui dukungan partisipasi aktif masyarakat.
Kegiatan berlangsung meriah dan penuh kekeluargaan, menjadi bukti kuatnya nilai budaya, gotong royong, dan kebersamaan warga Desa Kedayang dalam menjaga tradisi warisan leluhur.
SL/Redaksi






