LPK-RI DPC Gresik Dukung Penuh BNN, Polri dan Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Ganja Jaringan Internasional di Cerme

GRESIK ,siliwangipost1. Com – Lembaga Perlindungan Konsumen Republik Indonesia (LPK-RI) DPC Kabupaten Gresik menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas keberhasilan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Kepolisian Republik Indonesia dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dalam menggagalkan penyelundupan 3,37 ton ganja yang diduga merupakan bagian dari jaringan narkotika internasional di kawasan Pergudangan Prambanan Bizland, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Keberhasilan operasi gabungan tersebut dinilai sebagai pukulan telak terhadap sindikat narkotika lintas negara yang diduga melibatkan jaringan dari Thailand, Malaysia, dan China. Barang bukti berupa 3,37 ton ganja diketahui masuk melalui jalur laut dengan modus penyamaran dalam skema impor resmi.
Modus Terungkap Berkat Operasi Intelijen

Pengungkapan kasus bermula dari hasil penyelidikan berbasis intelijen lintas negara. Petugas mendeteksi adanya kejanggalan pada muatan kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pada 29 Juni 2026.

Dengan menerapkan metode controlled delivery atau penyerahan di bawah pengawasan, aparat membiarkan barang bergerak untuk mengidentifikasi jaringan penerima hingga lokasi penyimpanan utama.

Operasi kemudian mengarah ke Purwakarta, Jawa Barat, dengan penyitaan awal sebanyak 22 kilogram ganja. Pengembangan penyelidikan akhirnya membawa petugas ke sebuah gudang di Pergudangan Prambanan Bizland, Cerme, Gresik, tempat ribuan kilogram ganja siap diedarkan berhasil diamankan.

Dalam operasi tersebut, aparat juga menangkap 12 orang tersangka, termasuk tiga warga negara asing yang terdiri atas satu warga Malaysia dan dua warga Thailand. Sementara beberapa anggota jaringan lainnya masih berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).

BNNK Gresik Apresiasi Sinergi
Kepala BNNK Kabupaten Gresik, AKBP Suharsi, SH., M.Si, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini mendukung upaya pemberantasan narkoba di Kabupaten Gresik.

Menurutnya, kolaborasi berbagai elemen masyarakat, termasuk LPK-RI DPC Gresik, merupakan bagian penting dalam mewujudkan Gresik Bersinar (Bersih Narkoba) serta melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
LPK-RI: Jangan Beri Ruang Sindikat Narkoba

Ketua LPK-RI DPC Kabupaten Gresik, Gus Aulia, SE., SH., MM., M.Ph, mengecam keras aksi sindikat narkotika internasional yang berupaya menjadikan Gresik sebagai lokasi transit maupun distribusi barang haram.

“Kami memberikan dukungan penuh kepada BNN, Polri, dan Bea Cukai atas keberhasilan ini. Pengungkapan ini telah menyelamatkan jutaan generasi muda Indonesia dari ancaman narkoba. Kami berharap aparat menindak para pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Gus Aulia.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus baru peredaran narkotika yang kini menyasar kalangan muda.
Selain itu,

LPK-RI mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif mengawasi lingkungan, khususnya kawasan pergudangan, rumah kontrakan, dan kos-kosan, serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.

Hingga berita ini diterbitkan, aparat gabungan BNN, Polri, dan Bea Cukai masih melakukan pengembangan penyelidikan guna memburu anggota jaringan lain yang masih buron serta mengungkap keseluruhan rantai distribusi narkotika internasional tersebut.

(Tim Investigasi/Redaksi)