Kisah Inspiratif: Hafid Nur Hidayah Wujudkan Pesan Terakhir Almarhum Ayah, Lulus Menjadi Prajurit TNI

Bandung,siliwangipost1.com – Di balik keberhasilan menjadi seorang prajurit TNI, tersimpan kisah perjuangan yang penuh haru dan inspirasi. Hafid Nur Hidayah, pemuda kelahiran Kebumen, 30 Desember 2003, berhasil mewujudkan pesan terakhir almarhum ayahnya, yang sejak kecil selalu bercita-cita melihat putranya mengenakan seragam TNI. (21 Juli 2026)

Perjalanan Hafid menuju cita-citanya tidaklah mudah. Setelah ditinggal almarhum ayah dan kemudian almarhumah ibunya, Hafid harus menjalani kehidupan dengan penuh kemandirian.Di tengah keterbatasan dan duka yang mendalam, ia tetap berpegang teguh pada pesan terakhir almarhum ayahnya agar kelak mengabdikan diri kepada bangsa dan negara sebagai prajurit TNI.

Dengan disiplin, kerja keras, dan tekad yang kuat, Hafid mempersiapkan diri menghadapi setiap tahapan seleksi. Ia berlatih menggunakan fasilitas sederhana, termasuk tiang pull up yang dibuat langsung oleh almarhum ayahnya. Tiang sederhana itu menjadi saksi bisu perjuangan, doa, serta pengorbanan yang mengiringi langkah Hafid dalam mengejar cita-citanya.

Perjuangan tersebut akhirnya membuahkan hasil. Hafid dinyatakan lulus murni menjadi prajurit TNI. Keberhasilan itu menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih impian apabila disertai dengan kerja keras, kejujuran, disiplin, dan doa.“Alhamdulillah Pak, saya bisa lulus murni jadi tentara.” Ungkapan sederhana itu menjadi bukti bahwa janji seorang anak kepada almarhum ayahnya akhirnya dapat diwujudkan. Meski kedua orang tuanya telah tiada, Hafid yakin doa dan restu mereka selalu menyertai setiap langkah perjuangannya.

Hafid Nur Hidayah yang berdomisili di Dusun Banjar Harja RT 014/RW 004, Desa Kertajaya, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, merupakan anak kedua dari dua bersaudara. Kisah hidupnya menjadi bukti bahwa kehilangan orang tua bukanlah akhir dari sebuah perjuangan, melainkan dapat menjadi kekuatan untuk terus bangkit, mengukir prestasi, dan mewujudkan cita-cita.

Kisah inspiratif Hafid diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda Indonesia untuk tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai keterbatasan. Dengan tekad yang kuat, kerja keras, doa, serta berbakti kepada orang tua, setiap anak bangsa memiliki kesempatan yang sama untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.”Pungkasnya.

(Tego/Pendam lll/Slw)