Jaga Kekhusyukan Ramadan, Bhabinkamtibmas dan Satpol PP Sambangi SMPN 2 Bojongsoang: “Sinergi Cegah Perang Sarung Hingga Tawuran”
BANDUNG, 2 Maret 2026 – Dalam upaya menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif selama bulan suci Ramadan 1447 H, jajaran Polsek Bojongsoang melalui Bhabinkamtibmas Desa Buahbatu, Bripka Saepul Anwar, bersama Kanit Satpol PP Kecamatan Bojongsoang, Sdr. Dadang, melaksanakan kunjungan pembinaan ke SMPN 2 Bojongsoang yang berlokasi di Komplek GBI, Desa Buahbatu, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung.
Kegiatan sambang ini bertujuan untuk menjalin sinergi antara aparat keamanan, pemerintah kecamatan, dan instansi pendidikan dalam mengantisipasi tren kenakalan remaja yang kerap meningkat di bulan Ramadan, seperti perang sarung, penggunaan petasan, tawuran, hingga pelanggaran jam malam.
Kolaborasi Lintas Sektoral
Dalam pertemuan tersebut, Bripka Saepul Anwar dan Sdr. Dadang berdialog langsung dengan jajaran dewan guru. Fokus utamanya adalah menyamakan persepsi dalam memberikan pengawasan ekstra kepada para siswa, baik di lingkungan sekolah maupun saat berada di luar sekolah.
“Kami ingin memastikan adik-adik pelajar menjalankan ibadah Ramadan dengan kegiatan positif. Perang sarung dan petasan bukan lagi sekadar candaan, tapi sudah mengarah pada gangguan ketertiban umum bahkan tindak pidana,” ujar Bripka Saepul Anwar di hadapan para pengajar.
Poin Utama Pembinaan
Aparat gabungan menekankan beberapa poin krusial dalam sosialisasi ini:
Larangan Perang Sarung & Tawuran: Mengingatkan sanksi hukum dan bahaya fisik yang ditimbulkan.
Bahaya Petasan: Mencegah potensi kebakaran dan cedera serius.
Kepatuhan Jam Malam: Menghimbau orang tua dan guru agar memastikan siswa sudah berada di rumah setelah salat Tarawih untuk menghindari kerumunan yang tidak produktif.
Sinergi Guru & Polri: Membangun saluran komunikasi cepat jika ditemukan indikasi perilaku menyimpang pada siswa.
Kapolsek Bojongsoang Kompol Undi Kurnia, S.I.P., menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk langkah preventif (pencegahan) agar wilayah hukum Bojongsoang tetap aman.
“Kehadiran Polri di sekolah-sekolah adalah untuk memberikan rasa aman sekaligus menjadi sahabat bagi para pelajar. Kami tidak ingin masa depan mereka rusak karena ikut-ikutan aksi yang merugikan di bulan yang suci ini. Dukungan dari pihak sekolah dan Satpol PP sangat penting untuk memutus rantai kenakalan remaja ini,” tegas Kompol Undi Kurnia.
Pihak SMPN 2 Bojongsoang menyambut baik inisiatif ini dan berkomitmen untuk memperketat absensi serta pembinaan karakter siswa selama bulan Ramadan demi menjaga nama baik sekolah dan ketenangan warga di lingkungan Komplek GBI. (Yani)






